SMK Al Inayah Kutamukti terus berkomitmen menciptakan lingkungan sekolah yang disiplin, tertib, dan nyaman bagi seluruh peserta didik. Salah satu bentuk komitmen tersebut terlihat dari kegiatan konsistensi Wakasek Kesiswaan, Bapak Gigin Ginanjar, yang rutin hadir dan melakukan pemantauan setiap pagi.Setiap pagi, Bapak Gigin Ginanjar turut menyambut kedatangan para siswa di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kedisiplinan siswa, khususnya dalam hal ketepatan waktu, kerapian, serta kesiapan mengikuti proses pembelajaran. Selain menyambut siswa, ia juga melakukan pemantauan terhadap situasi dan kondisi lingkungan sekolah. Apabila terdapat siswa yang datang terlambat atau membutuhkan Arahan, beliau memberikan teguran dan pelatihan secara bijaksana. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membangkitkan kesadaran siswa bahwa kedisiplinan bukan hanya sebuah aturan, tetapi merupakan kebiasaan positif yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Komentar Wakasek Kesiswaan
Bapak Gigin Ginanjar menyampaikan bahwa kegiatan pagi tersebut merupakan salah satu bentuk tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai Wakasek Kesiswaan.
“Kegiatan setiap pagi ini saya lakukan sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap siswa. Saya ingin memastikan anak-anak datang tepat waktu, tertib, dan siap mengikuti pembelajaran. Yang paling penting bukan hanya menegur ketika ada yang salah, tetapi memberikan contoh dan membangun kebiasaan disiplin secara bersama-sama.”
Beliau juga menambahkan bahwa kedisiplinan perlu dibangun melalui konsistensi dan keteladanan.
“Saya berharap kegiatan sederhana yang dilakukan setiap pagi ini dapat memberikan dampak positif bagi siswa. Mudah-mudahan mereka terbiasa disiplin, menghargai waktu, dan memiliki sikap yang baik, baik di sekolah maupun ketika berada di luar sekolah.”
Konsistensi Bapak Gigin Ginanjar dalam melakukan kegiatan pagi menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap pembinaan kesiswaan di SMK Al Inayah Kutamukti. Dengan adanya pengawasan, pelatihan, dan keteladanan yang dilakukan secara rutin, diharapkan tercipta budaya sekolah yang semakin disiplin, tertib, dan positif. Kedisiplinan dimulai dari kebiasaan kecil, dilakukan secara konsisten, dan menjadi teladan bagi seluruh warga sekolah.